Pemilik Game Clash of Clans kini Resmi Diakuisisi Perusahaan Cina Tencent
Perusahaan teknologi besar dari Cina saat ini nampaknya terus berusaha untuk bisa mempunyai daya saing yang tak kalah jika dibandingkan dengan perusahaan besar seperti Microsoft, Google ataupun Apple. Mereka pun cukup giat dalam mengakuisisi startup-startup berpotensi tinggi. Dan salah satunya adalah startup Supercell yang dikenal sebagai startup yang menghasilkan game berkualitas seperti Clash of Clans ataupun Clash Royaleyang kini resmi menjadi bagian dari perusahaan Cina Tencent.

Dalam kabar terbaru yang dikutip dari Slashgear, Tencent kini menjadi pemilik saham mayoritas di Supercell sebesar 82 persen. Pihak Tencent pun harus mengeluarkan uang sebesar 10,2 miliar USD atau setara 135 triliun rupiah. Dan berkat akusisi ini, Tencent pun menjadi salah satu perusahaan yang mendominasi segmen game dunia dengan porsi market sebesar 13 persen. Terlebih Supercell memiliki game super adiktif seperti Clash of Clans yang sangat populer di kalangan pengguna perangkat mobile.
Proses akuisisi Tencent terhadap Supercell ini pun semakin menunjukkan komitmen perusahaan tersebut di bisnis gaming dunia. Sebelumnya, mereka juga mengakuisi Riot yang dikenal sebagai pembuat game League of Legends. Terlebih Tencent ternyata juga mempunyai pemasukan yang tidak sedikit dari segmen game. Pada tahun 2015, perusahaan tersebut berhasil memperoleh pemasukan sebesar 8,5 miliar USD hanya dari segmen game.
Dengan adanya akuisisi ini, Supercell pun bakal menjadi lebih dekat dengan para gamer di negara Cina. Bahkan Tencent pun kini sudah mulai bekerja untuk bisa mengintegrasikan game-game Supercell pada layanan milik mereka yang lain seperti WeChat ataupun QQ. Dan menurut rencana, hal-hal terkait permasalahan administrasi dan regulasi bakal rampung pada akhir kuartal ketiga tahun ini.
(BHK)