Pada akhir bulan Juli, MediaTek secara resmi telah mengumumkan chipset flagship terbaru mereka, Helio X30. Dengan mengusung banyak pembaruan dan peningkatan, chipset ini juga disebut-sebut bakal menggunakan fabrikasi 10nm. Fabrikasi ini juga setengah dari chipset flagship MediaTek sekarang, Helio X20, yakni 20nm.
Namun mengingat sudah cukup lama MediaTek memperkenalkan chipset andalan mereka, kini mereka mengungkapkan spesifikasi detail chipset Helio X30. Seperti yang dilansir dari AndoidAuthority, Selasa (9/8/2016), chipset ini selain menggunakan fabrikasi 10nm, juga mampu menggunakan sensor kamera yang sangat tinggi.
Dilaporkan chipset ini mampu ditandem dengan sensor kamera hingga 40 megapiksel. Bahkan kemampuan merekamnya dengan sensor sebesar itu hingga 24 fps. Sedangkan pada konfigurasi 16 megapiksel, kemampuan merekamnya mampu menyentuh angka 60 fps. Lalu pada pengaturan sensor kamera 8 megapiksel, kemampuan merekamnya dapat mencapai angka 120 fps. Tentunya angka 120 fps ini sangat cocok bagi yang ingin merekam video secara slow motion.
Lalu untuk pengolah grafis kali ini MediaTek mengandalkan PowerVR 7XT, yang mana memiliki core sebanyak empat buah. Helio X30 disebutkan dapat ditanami RAM hingga 8GB, dengan jenis LPDDR4 1600MHz, dengan konfigurasi dual channel.
Dengan jumlah core sebanyak sepuluh alias deca core, terdapat dua core powerfull dari Cortex-A73 dengan kecepatan 2,8GHz. Kemudian ada empat core dari Cortex-A53 dengan clock 2,2GHz untuk beban menengah, serta yang terakhir ada empat core Cortex-A35 untuk kegiatan atau aktifitas yang ringan, dengan kecepatan 2.0GHz
Sayangnya Helio X30 ini tidak akan kita jumpai pada perangkat smartphone hingga akhir 2016 nanti, karena chipset ini dijadwalkan akan dirilis pada tahun 2017 mendatang.