Amerika Serikat kini telah secara resmi memperoleh presiden barunya pada diri Donald Trump. Namun, hal ini tidak menghentikan niatan beberapa orang untuk memunculkan nama baru sebagai pesaing Trump untuk kandidat presiden Amerika di masa depan. Salah satunya adalah Mark Zuckerberg.

Pendiri Facebook itu memang memiliki tingkat popularitas yang tinggi. Dengan popularitasnya tersebut, tidak akan terlalu sulit bagi seorang Zuckerberg untuk bisa memenangkan kursi presiden. Namun, yang menjadi pertanyaan besar, apakah seorang Zuckerberg memang berniat untuk meninggalkan Facebook dan menjadi Presiden Amerika Serikat?
Hal tersebut terungkap dalam sebuah wawancara Zuckerberg dengan wartawan dari BuzzFeed News. Pada kesempatan tersebut, wartawan BuzzFeed menanyakan terkait niatan Zuckerberg untuk maju sebagai kandidat presiden di Pemilu Amerika tahun 2020. Zuckerberg tentu saja menjawab pertanyaan tersebut dengan cukup lugas.
“Tidak,” jawab Zuckerberg. Dia mengatakan kalau dirinya saat ini lebih fokus dalam mengembangkan komunitas Facebook. Di waktu yang sama, kini dia juga disibukkan dengan aktivitas di Chan Zuckerberg Initiative, perusahaan yang dibangun Zuckerberg bersama dengan istrinya, Priscilla Chan yang secara khusus berkecimpung di dunia pendidikan dan penelitian.
Meski begitu, bukan tidak mungkin kalau Zuckerberg pada beberapa tahun mendatang maju sebagai salah satu kandidat. Narasumber lain dari BuzzFeed News mengungkapkan kalau Zuckerberg saat ini tengah menyiapkan perjuangan politiknyamelalui Chan Zuckerberg Initiative. Dengan kondisi seperti itu, kemungkinan Zuckerberg untuk maju sebagai kandidat presiden di pemilu mendatang, masih terbuka lebar.
(BHK)