Bicara tentang situs crowdfunding atau situs penggalang dana, yang muncul pertama kali di kepala tidak lain adalah Kickstarter serta Indiegogo. Kalau di Indonesia, ada pula situs serupa yang hadir dalam bentuk Kitabisa. Dan, jangan salah. Ternyata ada pula loh situs crowdfunding yang secara khusus ditujukan untuk kaum muslim. Namanya adalah Launchgood.
Situs crowdfunding Launchgood ini secara resmi berdiri sejak tahun 2013 lalu dan mempunyai kantor pusat di Kota Detroit, Michigan, Amerika Serikat. Launchgood yang melabeli dirinya sebagai platform crowdfunding komunitas muslim sedunia ini didirikan oleh tiga orang yakni, Chris Blauvelt, Amany Killawi dan Omar Hamid. Dan tentu saja, keberadaan situs crowdfunding ini dipenuhi dengan proyek yang bertujuan untuk kemaslahatan umat Islam.
Proyek pendanaan yang ada di Launchgood bisa datang dari mana saja. Bahkan, pada dua tahun pertamanya, Launchgood tercatat telah berhasil mengumpulkan dana mencapai 3 juta USD untuk sebanyak 370 proyek yang tersebar di 30 negara. Proyek pendanaan yang muncul di Launchgood juga beragam. Mulai dari proyek pendanaan untuk penyediaan komputer bagi para pengungsi Suriah, hingga aksi penggalangan dana untuk pembangunan kembali bangunan ibadah yang rusak.
Menariknya, Lauchgood ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan citra agama Islam di mata orang-orang barat. Bahkan, pada tahun 2015 lalu, terdapat proyek pembangunan kembali gereja yang hancur lebur setelah mengalami kebakaran yang digalang oleh seorang muslimah bernama Faatimah Knight.
Bahkan, proyek penggalangan dana untuk gereja itu mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi dari para anggota Launchgood. Bagaimana tidak, target dana sebesar 10 ribu USD tercapai hanya dalam jangka 12 jam. Bagi Launchgood atau umat Islam secara umum, aksi pendanaan ini menunjukkan sosok muslim yang cinta perdamaian dan senantiasa membantu sesama.
Terlebih, pengelola Launchgood sempat mengabarkan kalau server mengalami gangguan yang parah pada saat penggalangan dana untuk gereja di Charleston, South Carolina. Bahkan, dana yang terkumpul juga sangat besar, mencapai 100 ribu USD. Dana itupun kemudian dipakai untuk membangun kembali sebanyak 8 gereja yang rusak di South Carolina.