Coba bayangkan, ketika sedang ada presentasi penting, ada pekerjaan yang butuh kecepatan, atau saat bersantai main game di komputer dengan Windows 10, tiba-tiba semuanya lenyap. Ternyata Automatic Update di Windows kita sedang bekerja dan kita harus menunggu bahkan sampai beberapa jam bila Windows sedang mendownload update utama.

Frustasi? Jelas! Banyak pengguna Windows 10 yang merasakan hal yang sama dan telah mengirimkan komplain ke Microsoft bagian pengembang Windows. Tapi sepertinya Microsoft tak peduli.

Lama dan Restart di Waktu Tidak Tepat

Banyak yang mengeluhkan dan menginginkan agar automatic update yang di Windows 10 seharusnya tidak dipaksakan. Banyak cerita tidak menguntungkan disebabkan “paksaan” (Forced Update) Windows untuk update mendadak ini. Karena mulai banyak yang bernasib serupa, beberapa orang mulai mempostingnya di Twitter dengan hastag #update #windows10 #fail supaya viral dan didengar oleh Microsoft.

Banyak yang mengeluhkan lamanya update, bercerita tentang pekerjaannya yang terganggu, ada pula cerita-cerita lucu lain yang dibagikan oleh para penguna Windows 10 di seluruh dunia.

Sayangnya, Microsoft justru lebih suka mempertahankan fitur Forced Update ini. Mereka berdalih bahwa ini merupakan bagian dari pelayanan dan pengguna harus merasakan update terbaru dari Windows 10 secepat mungkin.

Berikut merupakan kutipan juru bicara Microsoft tentang Forced Update yang dilansir CNET:

“Setelah upgrade ke Windows 10, Windows Update akan berjalan seumur hidup untuk dukungan perangkat seumur hidup, keamanan, produktivitas, dan hiburan dari waktu ke waktu. Ini adalah apa yang kita maksud ketika kita berbicara tentang memberikan Windows sebagai layanan, dan itu adalah salah satu inspirasi utama kami untuk Windows 10.

Kami akan terus mendengarkan pelanggan kami, meningkatkan pengalaman setiap bulan. Windows 10 adalah sistem operasi yang akan dijalankan pada berbagai perangkat -dari Xbox ke PC, ponsel untuk tablet dan gadget kecil- yang semuanya terhubung dan terus up-to-date dengan Windows Update. Perusahaan dan konsumen, keduanya mendapatkan keuntungan.

Cara optimal untuk memastikan pelanggan kami menjalankan Windows terbaik adalah untuk mendapatkan update terbaru untuk Windows 10. Memberikan Windows 10 sebagai layanan berarti kami dapat memberikan update keamanan yang sedang berlangsung, fitur dan kemampuan baru. Kami ingin memastikan orang-orang bisa mendapatkan akses ke terbaru Windows 10 update secepat mungkin,” kata Microsoft.

Rasanya kurang bijak bila terus mempertahankan fitur update otomatis, walaupun itu juga demi kebaikan pengguna sendiri. Apa mungkin seorang dokter memaksa pasien minum obat saat itu juga, ketika mereka sedang berobat?

Update dengan restart mendadak, apalagi bila pengguna tidak bisa menentukan waktu update, merupakan kerugian waktu sekaligus berkurangnya efisiensi kerja bagi pengguna Windows 10.

Alhasil, apa yang diungkapkan penulis teknologi di CNET, Sean Hollister sepertinya benar juga. Automatic Update di Windows 10 ini seperti iklan gratis untuk Mac OS milik Apple. “Saya secara umum suka dengan Windows. Tapi bila saya tidak bisa menemukan efisiensi kerja di Windows PC, komputer saya selanjutnya adalah Mac,” ungkap Sean.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here